Langsung ke konten utama

Mengapa? Bukankah?


Part 1: Mengapa?
Mengapa membuang sampah di tengah jalan yang tenang?



 Mengapa memutus semua benang yang terajut ketika satu benang tertarik dan putus?


Mengapa hanya mengingat rasa yang asam dan melupakan rasa yang manis?



Mengapa hanya melihat noda hitam di tengah-tengah kertas putih?
 

+++
Part 2: Bukankah?

Bukankah lebih nyaman bila sampah disimpan sendiri lalu dibuang, tidak ditebar di tengah jalan?



Bukankah sayang untuk memutus semua benang hanya karena satu benang tertarik dan putus?


Bukankah lebih menyenangkan untuk mengingat yang manis, menambahkan gula, dan melupakan yang asam?




Bukankah masih ada bagian yang putih di kertas itu?



Mengapa berfokus pada keburukan ketika kebaikan masih ada? Apakah kebencian layak untuk menggantikan kebaikan? Apakah kebaikan layak untuk dilupakan?

Artikel Terkait: Melihat Kesalahan Orang Lain

Sumber Gambar: 
muahahazz.blogspot.com/2012/02/food-for-thought-stubborn-black-dot.html
www.edinburgh.gov.uk
assets.knowledge.allianz.com
awrawrrr.blogspot.com
mjulkifli.files.wordpress.com
wildexpression.files.wordpress.com
farhan-bjm.web.id
tumblr.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koas Mata di FK UGM

15 April 2016, stase THT resmi berakhir. Senang karena telah rampung 1 stase, senang karena semakin dekat dengan kelulusan, senang THT dapat berakhir bahagia. Yeyeyeyeyey akhirnya selesai juga. Namun di saat yang sama, tiba-tiba rindu datang bersama langkah kaki yang menjauhi THT.                 Mata adala stase ke-2ku setelah THT. Jadwal kelompokku adalah jadwal yang terbilang “unik”. Stase-stase kecil (stase 4 minggu) ditaruh di awal, lalu stase besar (10 minggu) semua berderet di akhir. Pepatah berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian sama sekali tidak dapat diterapkan pada kasus kami. Peribahasa kami adalah bersenang-senang dahulu lalu berenang tergopoh-gopoh kemudian. Sekarang kita akan masuk ke dalam dunia mata, dunia yang terdiri dari sebuah bola dengan berbagai macam struktur di dalamnya. Tahukah kamu bahwa salah satu struktur di mata bernama iris, iris merupakan bahasa latin yang berarti pelangi. Apakah Jamrud ketika membuat lagu pelangi di matamu dia belajar kedokteran?…

Intermezzo Metafisis, Struktur Tulang dan Analoginya

1. Diafisis: bagian tengah, yang panjang
2. Epifisis: bagian ujung ujung, proximal dan distal (pangkal dan akhir)  3. Metafisis: di antara. Saat tulang masih tumbuh terbentuk metafisis di antara epifisis (ujung) dan diafisis (tengah). Seperti ada celah agar tulang bisa menambah panjangnya. Kalau tidak ada celah tersebut tulang seperti tidak bisa bergerak karena sudah tak ada ruang kosong. “Celah” / ruang di antar tersebut terisi oleh epifisial growth plate. 

Saat tulang sudah berhenti tumbuh, epifisal growth plate akan hilang terganti oleh epifisial line. Lucu ya, epifisial growth plate seperti “memberikan” ruang pada tulang agar ia dapat tumbuh. Namun ketika ia sudah tumbuh, tulang “menggantikan”nya dengan yang lain, yaitu epifisial line. 
Jika dianalogikan dengan kehidupan seperti tak tahu diuntung. Namun jika dilihat dari sisi yang lain, mungkin saja si epifisial growth plate tidak ikut tumbuh bersama tulang. Sehingga tulang menjadi “terlalu baik” unt…

Verruca bukan Mata Ikan bukan Clavus

Pada post kali ini, aku akan berbagi pengetahuan tentang Verruca. Namanya keren ya, Verruca. Nama yang keren ini ternyata senang yang jorok-jorok. Sukanya sama tempat-tempat gelap. Terus suka yang basah-basah. Wah... dari semua ciri-ciri, itu menunjukkan bahwa verruca adalah.......... Penyakit kulit. Penyakit ini sering salah diartikan sebagai clavus atau mata ikan.