Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

Hati yang Cantik :)

Sebuah ruangan audiotorium. Putih menyelimuti di setiap mata memandang. Pengeras suara berdiri kokoh di setiap sudut. Sebuah panggung besar yang gagah. Spanduk lebar bertuliskan "Penyerahan Penganugerahan Lomba Menulis Cerita Pendek Remaja 2011".         Aku duduk mengecil di sudut belakang. Melihat para sastrawan hebat yang hadir. Hadir diantaranya dua ibu kembar. Ibu yang mendirikan sekolah kolong jembatan. Perwakilan DEPDIKBUD dan Presiden Direktur PT. Rohto beserta jajarannya.          Tiba saatnya sambutan oleh Ketua Dewan Juri. Beliau merupakan sastrawan senior. Beliau mengupas kelebihan serta kekurangan cerpen-cerpen para Juara. Sampai suatu ketika....           "Saya terkesan dengan satu cerpen. Disini penulis berani. Berani untuk berfilosofi sendiri. Saya belum pernah melihat filosofi ini. Di karangan yang berjudul Musim Kesunyian, Al El Afif berani untuk melontarkan sebuah filosofi baru yang mengagumkan."           Menghela nafas, beliau melanjut…

Penulis Bingung Judulnya Apa. Tautologi dan Indonesia

"Apatuh tautologi?" "Apaan sih ini?"         Sabar... Saat menginjakkan kaki di kelas 1 SMA, ada pelajaran yang bernama Logika Matematika. Guru-guru sering menyebut bab ini sebagai bab termudah dalam matematika. Siapa yang mengira bab ini dapat menjadi bab yang terpenting? Apalagi untuk mahluk bernama manusia yang berkecimpung di dunia elit politik.         Loh kok bisa? Dalam Logika Matematika, ada yang namanya Tautologi. Hayoo masih inget kan? Tautologi memiliki nilai kebenaran mutlak. Semua nilai pernyataan tautologi adalah benar. Definisi formalnya "Tautologi adalah suatu pernyataan majemuk yang bernilai benar untuk setiap kemungkinan"     Penulis belum menjadi ahli matematika. Tapi penulis yakin bahwa tautologi dapat digunakan dalam keseharian. Semua pernyataan bernilai benar, wah bisa dijadiin argumentasi yang sangat kuat dong? Bagi kamu-kamu yang masih penasaran, silahkan dibuka kembali buku kelas 1 SMA-nya :).     Memang ribet untuk menggunakan …

Cerita di Balik Novel 5cm!

5cm. Untuk postingan kali ini, gue akan menggunakan bahasa informal. Bukan maksudnya labil, supaya lebih berwarna dan gak bosen. Adanih buku judulnya 5cm. Pas pertama kali liat gue bingung, apaansih judulkok 5cm. Hampir gue mau minjem penggaris terus ngukur itu novel. Karena judulnya yang aneh, gue gak beli deh tuh buku. Setahun kemudian.......... Liburan panjang sekolah, duh bosen mau ngapain. Gue abis baca buku Ranah 3 Warna. Gaada bahan bacaan lagi, alhasil gue ke toko buku nyari novel menggugah. Tukutukkutuk, nyampedeh terus gue liat novel tipis banget, judulnya 5Cm. 5Cm yang sekarang beda sama 5Cm yang taun lalu gue liat, pas gue cek, ternyata komik.... Pas gue liat komiknya, dia nyeritain tentang 5 orang sahabat. Wah serunih kayaknya, ternyata dia nyeritain 5 orang sahabat, bukan tebel novelnya yang 5cm. Akan tetapi....karena komik tipis -- baca sehari juga kelar -- mending gue baca novelnya, ngisi waktu luang liburan.        Sekarang ada novel 5cm di tangan gue. Pas gue …

Fall, Fight Back, Learn, Goal, We can do it!

Get what it means?

What we think is exactly what will happen

(Klik untuk Melihat artikel dalam Bahasa Indonesia) Translated by: Google Translate

      “It hurts too much, I cannot take this anymore” “I am a pessimist, I think my illness will be hard to be cured” Those thoughts do interact with your body, do you believe it? People around us have their own paradigm, there are pessimist and optimist. Do you have a friend who has serious illness, but he/she then comes back to life freely without his/her illness. Does he/she manage his/her ailment with an optimist paradigm? Do you realize why doctors who have a patient with an unhealed illness try to conceal the truth from the patient? There are many stories that tell us miracle does occur, a patient with an unhealed illness sometimes healed. Doctor who take cares of he/she conceal the truth that his/her illness is cannot be healed. Then the patient sees his/her illness with an optimist paradigm and then fully cured. The occurrence of mind and body interaction is true. Optimist paradigm is better t…