Langsung ke konten utama

Mata, Otak, dan Kehidupan ( Cara Pandang Berpengaruh dalam Hidup )


  Apa yang terjadi adalah apa yang kita pandang, apa yang kita pikirkan. Bayangkan sebuah mobil tiba-tiba menabrak tukang sayur yang sedang berjualan. Apa yang Anda pikirkan? Bagaimana Anda melihat peristiwa tersebut?
  1. Kita bisa saja menyalahkan si mobil karena sembarangan nabrak si tukang sayur, atau kita bisa menyalahkan si tukang sayur karena tidak hati-hati dalam menaruh dagangannya. Hmm menyalahkan, bukannya ada yang lebih penting?
  2. Kita bisa saja berpikir bahwa tabrakan tersebut tidak sengaja dan telah diizinkan oleh Tuhan, bisa saja sayuran yang ditabrak mengandung bakteri tipes tanpa diketahui sang tukang sayur. Bisa saja sang pengendara mobil kelak akan menjadi penolong buat sang tukang sayur dalam hidupnya.
    Pikiran dapat berpikir negatif, dapat berpikir positif. Lebih baik mencari solusi dan mencari hal positif dari suatu hal. Percayalah segala hal mempunyai sisi positifnya. Mengubah cara pandang menjadi cara pandang yang selalu melihat sisi positif dalam berbagai hal. Berusaha mencari sisi positif di setiap kejadian (berprasangka baik). Mempelajari hidup bahwa hal-hal positif selalu itu ada, dapat tersirat atau jelas terlihat. Memberikan nutrisi positif bagi hati, bagaimana bersyukur akan hal-hal positif yang selalu mengelilingi hidup. Mengubah paradigma menjadi paradigma yang positive minded. Melihat hidup dari kacamata positif.
    Paradigma tersebut ternyata berpengaruh besar dalam hidup, cara berpikir dapat menentukan hidup. Menginginkan kehidupan yang positif, bahagia. Ataukah kehidupan yang negatif dan gelisah. Mari ubah paradigma/cara berpikir menjadi cara berpikir yang mencari hal-hal positif dalam setiap kejadian, sehingga hidup menjadi positif, damai, dan bahagia, karena selalu saja menemukan cahaya dalam kegelapan, menemukan kemudahan dalam kesulitan. - Amgah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intermezzo Metafisis, Struktur Tulang dan Analoginya

1. Diafisis: bagian tengah, yang panjang
2. Epifisis: bagian ujung ujung, proximal dan distal (pangkal dan akhir)  3. Metafisis: di antara. Saat tulang masih tumbuh terbentuk metafisis di antara epifisis (ujung) dan diafisis (tengah). Seperti ada celah agar tulang bisa menambah panjangnya. Kalau tidak ada celah tersebut tulang seperti tidak bisa bergerak karena sudah tak ada ruang kosong. “Celah” / ruang di antar tersebut terisi oleh epifisial growth plate. 

Saat tulang sudah berhenti tumbuh, epifisal growth plate akan hilang terganti oleh epifisial line. Lucu ya, epifisial growth plate seperti “memberikan” ruang pada tulang agar ia dapat tumbuh. Namun ketika ia sudah tumbuh, tulang “menggantikan”nya dengan yang lain, yaitu epifisial line. 
Jika dianalogikan dengan kehidupan seperti tak tahu diuntung. Namun jika dilihat dari sisi yang lain, mungkin saja si epifisial growth plate tidak ikut tumbuh bersama tulang. Sehingga tulang menjadi “terlalu baik” unt…

Koas Mata di FK UGM

15 April 2016, stase THT resmi berakhir. Senang karena telah rampung 1 stase, senang karena semakin dekat dengan kelulusan, senang THT dapat berakhir bahagia. Yeyeyeyeyey akhirnya selesai juga. Namun di saat yang sama, tiba-tiba rindu datang bersama langkah kaki yang menjauhi THT.                 Mata adala stase ke-2ku setelah THT. Jadwal kelompokku adalah jadwal yang terbilang “unik”. Stase-stase kecil (stase 4 minggu) ditaruh di awal, lalu stase besar (10 minggu) semua berderet di akhir. Pepatah berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian sama sekali tidak dapat diterapkan pada kasus kami. Peribahasa kami adalah bersenang-senang dahulu lalu berenang tergopoh-gopoh kemudian. Sekarang kita akan masuk ke dalam dunia mata, dunia yang terdiri dari sebuah bola dengan berbagai macam struktur di dalamnya. Tahukah kamu bahwa salah satu struktur di mata bernama iris, iris merupakan bahasa latin yang berarti pelangi. Apakah Jamrud ketika membuat lagu pelangi di matamu dia belajar kedokteran?…

Verruca bukan Mata Ikan bukan Clavus

Pada post kali ini, aku akan berbagi pengetahuan tentang Verruca. Namanya keren ya, Verruca. Nama yang keren ini ternyata senang yang jorok-jorok. Sukanya sama tempat-tempat gelap. Terus suka yang basah-basah. Wah... dari semua ciri-ciri, itu menunjukkan bahwa verruca adalah.......... Penyakit kulit. Penyakit ini sering salah diartikan sebagai clavus atau mata ikan.