Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label CPPH

Ahli Sunnah

Ahli --- A "saya seorang ahli membangun rumah" B "tolong pak, saya mau bangun rumah" A "maaf mas, saya gak bangun rumah"  *** A "saya seorang ahli kebidanan" *pasien mau melahirkan* A "maaf saya gak menolong melahirkan" *** A "saya ahlussunnah wal jama'ah" *adzan solat fardhu untuk berjama'ah di masjid A "maaf saya gak solat fardhu jama'ah di masjid" *** Semoga Allah menghindarkan kita dari sikap tersebut. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk tergelincir. Begitu pula setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mencari hidayah. Semoga Allah memberikan taufikNya agar kita terus mencari dan menjaga hidayah copyright to amgah.blogspot.com

Takut Kepada Allah

"Orang yang akidahnya benar, itu gak perlu cctv. Orang yang akidahnya benar, itu gak butuh pengawas dari manusia. Tidaklah ada 1 huruf pun yang meluncur kecuali ada rokib dan atid. Akidah yang real ya seperti ini. Benarkah tauhidnya membuat ia takut kepada Allah subhannahu wata'ala?" copyright to amgah.blogspot.com

Yang Lebih Sedih dari Filmnya Makoto Shinkai

Bagi penikmat anime jepang, nama makoto shinkai sudah tidak asing lagi. Beberapa karyanya adalah "5cm per second", "the garden of words", dan "kimi no nawa/your name". Karyanya sangat indah dari segi plot cerita dan plot tempat. Bagi yang menyukainya, pasti setuju filmnya sangat menyentuh. Sedih tapi nagih. Ternyata ada yang lebih sedih daripada menonton film makoto shinkai. Apa itu? Mengalaminya langsung. Eh tapi, ada yang lebih sedih lagi daripada itu. Yaitu tidak bisa mendapatkan cintanya Allah Jika di film-film makoto shinkai kita dihadapkan oleh rasa cinta antar manusia. Di dunia nyata kita dihadapkan oleh rasa cinta seorang hamba kepada tuhannya Mencintai Allah adalah perasaan yang sangat indah. Sudahkah kita benar-benar mencintai Allah? Dan mencari cintaNya Allah? Sudahkah kita berintrospeksi diri... Melihat kembali syahadat kita, apakah ada kesyirikan yang terselip di sana? Solat, Sudahkah sesuai tuntunan Rasul? Puasa? Zakat? Sangat ingin pe...

Akhir yang Indah

Pilih mau ke mana Kehilangan sosok bapak X, seorang keluarga pasien yang rajin mencari ilmu agama di tengah kesulitannya. Waktu itu setelah solat dzuhur dan pembacaan kultum rutin di masjid rumah sakit, sang bapak menyapa "enak ya di sini" "enak gimana pak?" aku balas "dibacain kitab (syarh riyadush sholihin/bahjatun nadzhirin syaikh salim bin ied)" "wah iya enak pak" "jelas lagi bacainnya. Seneng saya mendengarnya" *senyum, mengangguk, dan melanjutkan pembicaraan* Esoknya aku pun turun jaga (libur setelah shift jaga). Ternyata keluarga yang ia tunggui menjadi tiada, dipanggil oleh Yang Maha Esa. Kalau tidak salah hari itu hari Jum'at, dimana ada kekhususan sabda Rasulullah tentang meninggal di hari Jum'at. (klik di sini untuk mengetahuinya) Senang sekali aku menemukan orang-orang yang semangat mencari ilmu agama di tengah kesibukannya. Bahkan di tengah-tengah musibahnya. Sosok sang bapak membawa pertanyaan Bi...

Enaknya (Bos) Ngaji

waktu itu bulan ramadhan, menjelang 10 malam terakhir pemberi kerja/si bos (y): "x, gaji bulan ini udah saya transfer, tolong dicek" x "oke pak/bu. besok mulai lagi (pekerjaannya)?" y "gausah. kamu fokus aja mencari malam yang lebih baik dari 1000 bulan" x "masyaaAllah... beneran pak/bu? tapi berarti saya makan gaji buta dong? saya kembalikan 3/4nya ya? (cuma kerja 1/4 bagian)" y "enggak, tolong diterima. Itu sodaqoh saya" baik banget pemberi kerja. telah mengetahui keutamaan malam lailatul qadr dan membebaskan pegawainya untuk mencarinya. semoga Allah memudahkan rizkinya, memberinya kebaikan, dan mengumpulkan orang-orang berilmu seperti bapak/ibu tersebut dalam surgaNya *** Dari Amr bin ‘Auf radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, فَوالله مَا الفَقْرَ أخْشَى عَلَيْكُمْ ، وَلكِنِّي أخْشَى أنْ تُبْسَط الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ ، فَتَنَافَسُوهَا ...

Tidak Pantaskah?

Katakan ekstrak kulit manggis, konstruksi iklan mengatakan ekstrak itu baik. Orang tanpa ilmu tetapi berilmu dengan konstruksi sosialnya, baik karena iklan atau omongan orang pasti menganggap "ekstrak itu baik". Karena yang diketahui adalah baik, berasal dari konstruksi sosial. Akan tetapi orang yang memiliki ilmu di bidang tersebut akan kritis. Ekstrak kulit manggis itu beneran baik? atau b aja? atau malah harmful? Kalau ini baik, seberapa banyak yang dibutuhkan? apakah bisa menjadi tidak baik kalau terlalu banyak? Ia akan mendalami dan menemukan jawaban apakah ekstrak kulit manggis benar benar baik atau tidak. Logika ini juga berlaku untuk Islam, jenggot, cadar, dan tidak isbal (cingkrang) yang sekarang ini banyak disalahpahami. orang-orang yang berilmu akan terus mendalami dan mencari kebenaran orang-orang yang belum berilmu akan tersetir oleh konstruksi sosial orang cenderung mengikuti konstruksi sosial karena mudah, tidak perlu research, dan tidak perlu belaj...

Luasnya Ampunan Allah

Terkait taubat-maksiat-taubat-maksiat dan syaithon Ampunan Allah sangat luas, maka bersegeralah menuju ampunan Allah. Kisah masyhur tentang pemuda yang membunuh 99 orang + 1 orang lalu taubat dan meninggal di dalam taubatnya. Namun kali ini kita tidak akan membahas kisah masyhur tersebut. Kali ini kita akan membahas sebuah hadits qudsi. Allah yang berkata langsung melalui perkataan Rasulullah; Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,: Allâh Azza wa Jalla berfirman, ‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam kea...

Serupa Tapi tak Sama

Apa yang lebih sulit dari membedakan mana yang benar dan mana yang salah? "itu mah udah jelas kali, gak sulit" "mantap. lalu apa yang sulit?" "lah apa?" "membedakan mana yang benar di antara dua hal yang keduanya terlihat baik" "lah terus gimana taunya?" "belajar" lalu obrolan berlanjut sampai "Kalau nanti aku dihukum Allah karna berbuat baik, yaudah" "Apakah Allah mendzhalimi hamba-Nya? "enggak" Apakah Allah menghukum hamba-Nya karna hamba-Nya berbuat baik?" "enggak" "apakah Allah menghukum hamba-Nya karna hamba-Nya jahil (bodoh)?" "hmm..." "kita buat kedokteran banting tulang nyari referensi terbaik. belajar sana-sini untuk menentukan yang benar. buat Allah, buat Tuhan kita, masa kita gak gitu?" #sudahkah kita belajar untuk Tuhan kita? copyright to amgah.blogspot.com

Ganti Sudut Pandang, Sudahkah Kita Melihatnya?

Di suatu pagi di kala matahari bersinar. Bukan sebuah lirik lagu melainkan sebuah keterangan waktu. Terdapat cukup sedikit orang di dalam sebuah forum tertutup, obrolan pagi itu cukup. Tak mampu aku ketik kata-kata atau kata setelah cukup. "Kalian tuh gimana sih? masa gini aja gak tau?" Inginku buat sebagai dialog dua sisi. Tapi aku teringat bahwa saat itu kami hanya mengangguk "Kalian belajar gak sih? Kalian niat gak sih? Kalian bener-bener mau belajar atau enggak?" Di pagi yang lain, yang lebih tenang dari pagi sebelumnya. Di matahari yang lain, yang lebih sejuk dari matahari sebelumnya "Kalian mau kan **** (suatu tujuan yang tak dapat diceritakan)? "Mau **** (suatu panggilan yang tak dapat dituliskan)" "Sediakanlah waktu kalian untuk ****. Kalian punya 24 jam sehari, tidur berapa jam sisanya kalian bangun. Kalau kalian mau ****, berusahalah.  "iya ****" "tidak ada hal di dunia ini yang kita dapat ...

Tidak Bisa Lari

Kali ini kita membahas lari. Bukan karena cepatnya Aubameyang ditambah Miki dan Ramsey yang membawa Arsenal menang telak. Bukan pula karena Real Madrid yang diam di tempat. Bukan juga tentang membahas kartu kuning yang sebenarnya tak membawa kita ke mana pun. Di suatu lampu merah, perempatan ring road utara dan jalan Kaliurang "oi X, menurutlo kalo gue begini begini begini, orang-orang akan komentar gak? Melanggar norma gak? menurutlo oke-oke aja apa gak oke?" "lo mau begini begini begini?" "iya" "yaudah sih lakuin aja. toh lo gak ngelanggar perintah Allah. kecuali lo begitu begitu nah itu baru. Manusia mah gak akan pernah bisa lari dari omongan orang lain. Rasulullah aja manusia terbaik masih dicela." "hm bener juga" Sederhana, tapi aplikasi nya cukup rumit. Meskipun ada beberapa manusia yang cenderung bodo amat, ada sebagian lagi yang masih "duh kalo gini apa ya kata orang? kalo gitu diomongin gak ya". Sesuai ka...

Ujian Nasional Kedokteran dan Ujian Internasional Manusia

Sebagai wujud mengembalikan produktivitas blog di tengah himpitan waktu, amgah.blogspot.com sekarang membuat CPPH, cerita pendek penuh hikmah. Rada maksa dikit singkatannya Ujian Nasional Kedokteran dan Ujian Internasional Manusia  Kedua hal tersebut diberi tanda kutip di tengah hiruk-pikuk belajar, tiba-tiba seorang teman berkata "gah, kayaknya aku berlebihan dalam belajar ukmppd" aku pun menjawab kurang lebih "oya? kenapa kamu ngerasa gitu?" "aku kemarin abis ikut kajian, di sana ada bahas tentang berlebih-lebihan. kalau orang lain berlebihan dalam bercanda. sepertinya aku berlebihan dalam belajar" "gak apa apa belajar ukmppd. emang kewajiban sebagai calon dokter. Tinggal gimana seimbangin sama belajar ilmu agama. Perumpamaannya simpel #1 kita calon dokter, mahasiswa kedokteran, tanda kutip takut sama ujian kedokteran. Takut gak lulus, ngeri gak lulus, atau ingin memberikan yang terbaik agar lulus dan menjadi dokter yang baik. #2 Di s...