Langsung ke konten utama

Intermezzo: Dua Awan Jadi Satu


                 

                     Berbeda atap, berbeda langit. Siapa yang menyangka aku terdampar di sini. Dunia yang sama sekali berbeda dari dunia sebelumnya. Aku memandang langit lalu dan langit kini. Senang rasanya melihat dua awan yang tadinya berjauhan menjadi mendekat. Semoga saja kabut yang tadinya membatasi mereka, sekarang benar-benar hilang. Dua awan yang menyatu membuat ombak langit yang indah. Seakan aku menyatu di dalamnya, membawaku melayang sambil tersenyum riang.
-          
                         - Dibuat saat pertama kali masuk UGM

Komentar