Langsung ke konten utama

Postingan

Iblis ikut Sholat

Ada diskusi dari 1 orang di suatu negara, yang kurang lebih mengatakan "saya lebih baik solat bersama iblis. daripada harus merapatkan shof. shof itu ajaran kelompok tertentu. saya malah bersyukur iblis mau ikut sholat" maka saya sampaikan, meluruskan dan merapatkan shof adalah ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menghina ajarannya, tidakkah sama dengan menghina beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam? Era digital membuat hadits shohih begitu banyak tersebar. silahkan mencari di sumber-sumber terpercaya akan kita temukan begitu banyak hadits shohih tentang lurus dan rapatnya shof. Lalu iblis ikut sholat bukan karena taubat. melainkan murni untuk selalu mengganggu manusia dalam sholatnya. Pernahkah kita temukan ayat di quran bahwa iblis taubat dan masuk surga? iblis adalah musuh abadi manusia hingga hari kiamat dan tempat kembalinya hanyalah neraka. berikut salah satu hadits shohih tentang lurusnya shof. dan ini adalah dari Rasulullah shallallah...

Keliru Makna Nasihat, Apa yang Benar?

Nasihat dalam bahasa Indonesia berarti ajaran/pelajaran baik: anjuran. [dan lebih lengkapnya ada di https://www.kbbi.web.id/nasihat ]. Tahukah kita bahwa nasihat adalah serapan bahasa arab? Nasihat dalam bahasa Arab النَّصِيْحَةُ ternyata maknanya lebih luas dari nasihat dalam bahasa Indonesia. Ternyata  النَّصِيْحَةُ  bermakna menginginkan kebaikan untuk yang lain. Caranya? apapun itu. sehingga nasihat dalam bahasa Indonesia hanya sebagian kecil dari makna nashihah yang sesungguhnya. Maksudnya; memberikan anjuran/pelajaran baik hanya sebagian kecil dari makna menginginkan kebaikan untuk yang lain. Mendoakan orang lain adalah nashihah, sedekah kepada orang yg membutuhkan adalah nashihah. segala sesuatu yang merupakan bentuk dari menginginkan kebaikan untuk yang lain adalah Nashihah .Apakah perbedaan ini salah? tidak Arti dari suatu kata diserahkan kepada masing-masing pemilik bahasa. Namun ketika membahas suatu konteks pembahasan, harus dikembalikan lagi kepada konteks y...

Enaknya (Bos) Ngaji

waktu itu bulan ramadhan, menjelang 10 malam terakhir pemberi kerja/si bos (y): "x, gaji bulan ini udah saya transfer, tolong dicek" x "oke pak/bu. besok mulai lagi (pekerjaannya)?" y "gausah. kamu fokus aja mencari malam yang lebih baik dari 1000 bulan" x "masyaaAllah... beneran pak/bu? tapi berarti saya makan gaji buta dong? saya kembalikan 3/4nya ya? (cuma kerja 1/4 bagian)" y "enggak, tolong diterima. Itu sodaqoh saya" baik banget pemberi kerja. telah mengetahui keutamaan malam lailatul qadr dan membebaskan pegawainya untuk mencarinya. semoga Allah memudahkan rizkinya, memberinya kebaikan, dan mengumpulkan orang-orang berilmu seperti bapak/ibu tersebut dalam surgaNya *** Dari Amr bin ‘Auf radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, فَوالله مَا الفَقْرَ أخْشَى عَلَيْكُمْ ، وَلكِنِّي أخْشَى أنْ تُبْسَط الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ ، فَتَنَافَسُوهَا ...

Ikhlas atau Munafik

1. Berkata imam An-nawawi rahimahullah 1 "Kemudian jika ia melakukan hal itu (2 syahadat, solat, dan zakat) dengan niat yang ikhlas lagi baik, maka ia orang yang beriman. Jika ia melakukan hal itu karena pura-pura (taqiyyah), atau takut pada pedang, seperti orang munafik , maka perhitungannya diserahkan kepada Allah, dan Dialah Yang Menguasai segala rahasia. Demikian pula siapa yang shalat dengan tanpa wudhu atau mandi dari jinabat, atau makan di rumahnya dan mengklaim berpuasa, maka perbuatannya diakui, sedangkan perhitungannya diserahkan kepada Allah. Wallahu a'lam" Faedah yang kita ambil dari perkataan beliau adalah; - ikhlas atau tidak ikhlas orang lain adalah hak Allah untuk menghisabnya - ikhas atau tidak ikhlas diri sendiri adalah kewajiban kita untuk mengerjakan yang ikhlas jika ingin menjadi orang beriman *** 2. Fenomena yang ada sekarang adalah sama-sama Islam, syahadatnya sama, sholatnya sama, zakatnya sama, tetapi perilakunya berbeda. Ada yang...

Standar Ganda

a berkata pada b "Jangan merasa paling benar sendiri!" berarti a mengatakan "b, kamu juga bisa saja salah" permasalahannya adalah keduanya sama-sama merasa benar. lantas apa yang menjadi pembeda antara benar dan salah? seorang muslim menjadikan al Qur'an sebagai furqon, pembeda yang benar dan yang salah. bahasa halusnya pembeda yang haq dan yang bathil. namun ternyata masih saja ada ujian ketika al Qur'an disalahartikan. Sebagian orang membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar Allah sendiri sudah berkata di dalam Qur'an bahwa pemahaman yang paling benar adalah pemahaman sahabat dan bukan pemahaman orang kekinian yang berkata ini itu tentang Qur'an, sekalipun dia kyiai atau profesor. Allah berfirman dalam surat at taubah ayat 100: وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَ...

Tidak Pantaskah?

Katakan ekstrak kulit manggis, konstruksi iklan mengatakan ekstrak itu baik. Orang tanpa ilmu tetapi berilmu dengan konstruksi sosialnya, baik karena iklan atau omongan orang pasti menganggap "ekstrak itu baik". Karena yang diketahui adalah baik, berasal dari konstruksi sosial. Akan tetapi orang yang memiliki ilmu di bidang tersebut akan kritis. Ekstrak kulit manggis itu beneran baik? atau b aja? atau malah harmful? Kalau ini baik, seberapa banyak yang dibutuhkan? apakah bisa menjadi tidak baik kalau terlalu banyak? Ia akan mendalami dan menemukan jawaban apakah ekstrak kulit manggis benar benar baik atau tidak. Logika ini juga berlaku untuk Islam, jenggot, cadar, dan tidak isbal (cingkrang) yang sekarang ini banyak disalahpahami. orang-orang yang berilmu akan terus mendalami dan mencari kebenaran orang-orang yang belum berilmu akan tersetir oleh konstruksi sosial orang cenderung mengikuti konstruksi sosial karena mudah, tidak perlu research, dan tidak perlu belaj...

Melamar Kerja di Kerajaan

Baru lulus tapi masing nganggur? Bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja? Merasa bos kita semena-mena? Gaji kurang? Melamar saja di kerajaan! kerajaan ini sangat kecil dibanding kerajaan-Nya Sudah tau belum kalau masih ada sebuah kerajaan di Indonesia (sebenarnya di seluruh dunia sih) dan kita bisa melamar pekerjaan di sana? Posisinya adalah sebagai orang yang dicintai oleh Raja. Gaji? Lebih dari hanya sekadar "gaji". Raja menjanjikan "Siapa yang berusaha/melamar menjadi orang yang dicintai oleh-Nya maka Raja menjadikan urusannya mudah dan memberinya rizki dari arah yang tidak pernah ia duga" Kita sedikit keluar dari sayembara Raja dan mengingat sedikit kalau kita dekat dengan polisi, bukankah urusan dengan polisi lebih mudah? Dekat dengan dokter, urusan medis jadi mudah, dekat dengan orang paham pajak bisa dibantu ngisi SPT pajak. Dekat dengan pemerintah, perizinan lebih mudah. Nah yang kita berusaha dekati adalah Raja dari segala raja. Raja ya...