Langsung ke konten utama

Akhir Juli 2017

بارك الله


1.
Palembang 2013
"Halo, aku Amgah dari UGM”
“Hoy, gue Tranggana dari Unpad, ini sebelah gue yang agak bule namanya Gwetta. Itu di sana yang punya pacar sendiri namanya Anty. Kita semua dari Unpad”

Bandung 2014
"Gah, ini wajib kamu foto. Tebing Instagram, pokoknya semua yang pernah ke tebing ini pasti difoto terus dimasukkin ke Instagram”
“hahaha iya Nty bentar. Nyalain HP dulu”

“Nanti kalau udah pokoknya harus kamu tulis ya. Aku tunggu di amgah.blogspot.com”
“siap bos” http://amgah.blogspot.co.id/2014/12/bandung-25-desember.html


Yogyakarta 2017
*liat video persembahan dari kakak tingkat untuk mahasiswa baru di kampusnya Anty*
"Oi Nty LOL banget muka mu di situ"
"HAHAHAHAHAHA GAHHH MUKAKUUU. Piye kabarmu Gah?"
"Baik alhamdulillah. Masih koas nih. Kamu apa kabar? Rencana kapan akad?"
"Rencana tanggal XXX gahhh tolong diagendakan yahhh"


Barakallahu lakum wa baraka alaikum (mudah-mudahan Allah memberi kalian keberkahan dan melimpahkan atas kalian keberkahan)

***
2.
Klaten Januari 2017
*Jaga malam di IGD RSST Klaten pada saat stase anak*

Klaten Juli 2017
*sekitar 6 bulan telah berlalu*
Malam itu aku main kembali ke Klaten. Singkat cerita ada teman baikku yang datang ke Yogyakarta dari Jakarta dan ia punya sahabat dekat yang sedang stase anak Klaten. Sampailah aku di RSST Klaten, main ke bangsal anak yang cukup berkenang. Bertemulah teman baikku tersebut dengan sahabat dekatnya, aku yang melipir tak mau mengganggu tiba-tiba bertemu dengan adik kecil lucu nan imut.

"Halooo" sapaku terhadap anak kecil itu
*diam cuma ngeliatin, tapi senyum dikit* mungkin anaknya takut kali ya
"eh namanya siapa nih?" *ceritanya masih usaha*
"Namanya X om" ibunya yang menjawab
"wah X umur berapa?"
"umur Y om."
"wah" *ceritanya gagal deketin anak kecil, abis topik*
"Dokter sekarang udah gak dinas di Klaten lagi ya?"
*sontak aku kaget* kok tau aku pernah di sini? "Eh enggak bu, sekarang saya di Sardjito"
"yah.. dulu yang ngerawat X dokter loh, sama dokter siapa tuh Herlin apa Ulin"
"Oiya bu? yang ketemu di IGD itu ya?"
"Iya! Wah sekarang berarti gak ke Klaten lagi ya?"
"iya bu"
*obrolan berlanjut sampai akhirnya* "yaudah semoga sukses terus ya dok, cepet lulus, cepet jadi dokter"
"hehe aamiin bu, semoga cepet sembuh X"

Kebahagiaan dokter yang hakiki itu kalau dapat kebahagiaan dari pasien yang kita rawat. Kebahagiaan pasien mengalahkan semua kejutekan dan kesinisan yang terkadang kita terima sebagai koas, apalagi kalau ada peran kita (koas) di situ. Karena kalau kita pun sakit, kita tetap ingin bahagia dan bahagia itu sangat menular.

insert post jaman dulu pas stase THT ketemu keluarga pasien yang asik banget: 
http://amgah.blogspot.co.id/2016/04/pelangi-di-dahlia-5-sardjito.html

Ada yang punya saran 101 cara deketin anak?
p.s; saya gak selalu gagal, tapi boleh banget kalau ada saran

***
3.
Senin minggu ini, 2017
"Gah kamu pernah denger cerita tentang orang yang dititipi barang lalu diajakin pergi sama yang lain"
"Enggak. terus?"
"Lalu yang ngajakin pergi itu bilang 'udah lah gapapa ditinggal bentar doang kok, biar Tuhan yang jaga"
"terus terus?"
"Kamu cari sendiri lah lanjutannya"

Selasa minggu ini, 2017
"Eh Y, Z (nama samaran), aku sedih maksimal nih masa barangku yang ketinggalan di *piip* pas aku cari lagi besoknya ternyata udah ilang dan gak ada yang nyimpen" - X
"Waduh"
"parah banget, aku harus mengikhlaskan modem dan charger seharga Rp.... :("
"Sabar ya X, semoga barang yang hilang diganti Allah dengan yang lebih baik"

Jangan lupa "innalillahi wainnaillaihi raajiuun" setiap kena musibah. Sesungguhnya segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Semoga kita dapat bersabar atasnya dan diberi kebaikan di baliknya. Seperti pada video ini:


https://www.youtube.com/watch?v=o_vAGQH1Os4&index=1&list=PLOn-sKHTCscAGRjne381oqWtBOskcB8QB

p,s: saya kesulitan dalam mencari judul artikel ini

Ads:
Visit sewadronefotografi.com

copyright to amgah.blogspot.com
video copyright to youtube

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koas Mata di FK UGM

15 April 2016, stase THT resmi berakhir. Senang karena telah rampung 1 stase, senang karena semakin dekat dengan kelulusan, senang THT dapat berakhir bahagia. Yeyeyeyeyey akhirnya selesai juga. Namun di saat yang sama, tiba-tiba rindu datang bersama langkah kaki yang menjauhi THT.                 Mata adala stase ke-2ku setelah THT. Jadwal kelompokku adalah jadwal yang terbilang “unik”. Stase-stase kecil (stase 4 minggu) ditaruh di awal, lalu stase besar (10 minggu) semua berderet di akhir. Pepatah berakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian sama sekali tidak dapat diterapkan pada kasus kami. Peribahasa kami adalah bersenang-senang dahulu lalu berenang tergopoh-gopoh kemudian. Sekarang kita akan masuk ke dalam dunia mata, dunia yang terdiri dari sebuah bola dengan berbagai macam struktur di dalamnya. Tahukah kamu bahwa salah satu struktur di mata bernama iris, iris merupakan bahasa latin yang berarti pelangi. Apakah Jamrud ketika membuat lagu pelangi di matamu dia belajar kedokteran?…

Mengapa Aku Menikah Part 1

Prolog
Berulang kali tulisan ini aku biarkan terkatung dalam daftar draftKenapa harus aku post? orang yang tidak percaya akan menghina minimal mengingkari. Orang yang percaya tak perlu repot-repot baca ini karna sudah percaya. Orang yang bingung? hm. Karena terhenti pada kalimat tanya itu akhirnya memberanikan diri untuk merampungkan Mengapa Aku Menikah.
Cukup banyak yang bertanya "kok bisa sih? gimana ceritanya?" tak sedikit pula yang meminta "di post dong di blog" Pertanyaan bisa kujawab namun postingan blog kadang kutolak.  Modal dari membaca ini mungkin sebuah keraguan. Aku pun menikah berawal dari keraguan, dulu aku ragu karena sebagai seorang mahasiswa kedokteran yang mainstream aku tak punya penghasilan. Namun waktu berjalan akhirnya menyadari bahwa keraguanku bukan semata-mata karena penghasilan. Keraguanku muncul akibat aku lemah ilmu, tak punya ilmu mengenai pernikahan.
Tak perlu aku jelaskan panjang lebar mengenai pencarian orang, siapa jodohku?. Kare…

Intermezzo Metafisis, Struktur Tulang dan Analoginya

1. Diafisis: bagian tengah, yang panjang
2. Epifisis: bagian ujung ujung, proximal dan distal (pangkal dan akhir)  3. Metafisis: di antara. Saat tulang masih tumbuh terbentuk metafisis di antara epifisis (ujung) dan diafisis (tengah). Seperti ada celah agar tulang bisa menambah panjangnya. Kalau tidak ada celah tersebut tulang seperti tidak bisa bergerak karena sudah tak ada ruang kosong. “Celah” / ruang di antar tersebut terisi oleh epifisial growth plate. 

Saat tulang sudah berhenti tumbuh, epifisal growth plate akan hilang terganti oleh epifisial line. Lucu ya, epifisial growth plate seperti “memberikan” ruang pada tulang agar ia dapat tumbuh. Namun ketika ia sudah tumbuh, tulang “menggantikan”nya dengan yang lain, yaitu epifisial line. 
Jika dianalogikan dengan kehidupan seperti tak tahu diuntung. Namun jika dilihat dari sisi yang lain, mungkin saja si epifisial growth plate tidak ikut tumbuh bersama tulang. Sehingga tulang menjadi “terlalu baik” unt…